PijjarBlog!

Bercerita Tentang Semua Hal .!!

Senin, 30 Mei 2011

Negeri Ngomong -- Negeriku Indonesia - Puisi / Sajak Karya Febri Yanti The Notes Of A Fully Wronger

ketika hak diagung-agungkan
sementara kewajiban disepelekan
adakah keadilan akan tercapai
ketika unjuk rasa merajalela
sementara rakyat tetap menderita
adakah anarkisme adalah penyelesaian
ketika orang-orang pintar angkat bicara
sementara bukti hanyalah ilusi
adakah pendidikan hanyalah omong kosong
ketika bencana telah terjadi
sementara insyaf tidak pernah ada
adakah doa akan merubah keadaan
ketika semua orang menuntut
sementara janji sekedar janji
adakah Indonesia adalah negeri omong
ya...
semua orang boleh ngomong
di negeri ngomong--negara Indonesia
tua muda,laki perempuan,kaya miskin
semuanya ngomong....ngomong sana sini
biar bodoh asal ngomong
biar pintar tambah pintar
pintar ngomong doank!
ya,,,begitulah di Indonesia
sebuah negeri omong yang makmur
tapi hutangnya minta ampun
karena kekayaan hanya dari sektor omong
hukum harus ditegakkan
korupsi harus diberantas
kemiskinan harus di tanggulangi
HAM harus ditegakkan
kejahatan harus ditumpas
kebebasan harus dinomorsatukan
karena ini negara demokrasi
jadi demokrasi harus diomongkan
itulah sekelumit omong-omong
di negeri omong--Indonesia
mari ngomong
kalau gak ngomong
gak bisa makan euy....


Pria dan Wanita (II)

Pria itu memang susah di mengerti…
Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta
padanya………
Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.
Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk
menggodanya.
Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.
Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.
Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.
Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka..
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.
Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.
Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.
Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan.
Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.
Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh
baginya.
Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.
Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya.
Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.
Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !
Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!
Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam..
Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan
terlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!

Wanita memang susah dibuat bahagia…
Jika dikatakan cantik dikira menggoda ,
jika dibilang jelek di sangka menghina..
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis .
Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)
Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)
Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya ,
tapi kenapa ya ….. lebih bangga jadi wanita karir,
padahal ibunya adalah ibu rumah tangga
Bila kesalahannya diingatkankan,
mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama
semua ? bingung !!
Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,
ketika didiamkan malah marah
(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).
Di bilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,
tapi kalau dibilang S u p e l
wadow seneng banget…padahal sama saja maksudnya.
Dibilang gemuk engga senang
padahal maksud kita sehat gitu lho
dibilang kurus malah senang
padahal maksud kita “kenapa elho jadi begini !!!”
Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !

Pria dan Wanita

Pria mengharapkan wanita bersikap dewasa
Wanita pun mengharapkan perhatiannya

Pria selalu kesal dengan pertanyaan wanita yang menyudutkannya
Wanita Kecewa dengan pria lantaran setiap pertanyaan tidak digubris pria

Pria Selalu gengsi dengan jawaban yang ada dalam lubuk hatinya
Wanita selalu ingin dimengerti, dimanja dan apa yang dikatakan selalu ingin didukung.

Pria selalu bangga dikelilingi wanita yang berbusana sesuai dengan obsesinya Tapi pria juga lupa terkadang sifat dan tingkah lakunya tidak sesuai dengan harapannya.
Wanita Menganggap pria sebagai seorang pemimpin, imam dan khalifah, tapi wanita lupa tidak semua pria bisa menempatkan dirinya sebagai seorang imam, pemimpin dan khalifah.

Pria dan wanita selalu ngotot untuk menang, dan merasa dirinya paling benar itu suatu bukti pria dan wanita saling membutuhkan dan saling ketergantungan satu sama lain.

Pria butuh wanita sebagai teman, sahabat maupun kekasih yang akhirnya bermuara pada pasangan suami istri.
Wanita butuh perhatian, perlindungan dan berharap pria menjadi seorang teman, sahabat dan pujaan hati dan bisa mengayomi.
Namun Pria dan wanita seringkali tidak menyadari bahwa sesungguhnya keduanya saling membutuhkan entah yang namanya perhatian bahkan mungkin cinta kasih.



Pria dan wanita sering kita temui saling tuduh, saling mengejek, saling berprasangka dan saling menyakiti  itu lantaran antara keduanya tidak saling kenal, dan tidak ada keterbukaan yang diharapkan salah satu diantara pria dan wanita.

Wanita melakukan investigasi kehati-hatian, dan menunjukan kebimbangan bukan berarti sulit untuk diajak komunikasi bisa jadi menguji keseriusan pria tuk mengajak berteman atau persahabatan.

Pria mengandalkan emosi sedangkan wanita mengandalkan perasaannya…………..
Jika salah satu diantara keduanya tidak bisa mengendalikan diri atau mengalah bisa jadi Untuk menjalin pertemanan, persahabatan apalagi cinta kasih Tidak terwujud.

Bila Pria dan Wanita bersatu berpijak pada perbedaan, niscaya akan langgeng karena apabila dihadapkan pada suatu persoalan keduanya mampu menyelesaikannya dengan bijak dan kepala dingin.
Namun  apabila Pria dan Wanita bersatu berpijak pada persamaan, biasanya tidak langgeng karena keduanya hanya tahu sisi baiknya saja tanpa tahu sifat yang sebenarnya dan apabila dihadapkan pada persoalan keduanya saling mempertahankan kehendak dan muncul letupaan – letupan yang berakibat besar karena keduanya tidak mampu menyelesaikan masalah dengan bijak tapi dengan emosi yang meledak-ledak. Disini Pria dan wanita baru menyadari diantara keduanya tidak ada kecocokan...

:))

Rabu, 25 Mei 2011

Saat Memohon

Saya mohon Kekuatan ... Dan Tuhan memberi saya kesulitan-
kesulitan untuk membuat saya kuat.

Saya memohon Kebijakan ... Dan Tuhan memberi saya
persoalan untuk diselesaikan.

Saya memohon Kemakmuran ... Dan Tuhan memberi saya
Otak dan Tenaga untuk bekerja.

Saya memohon Keteguhan hati ...Dan Tuhan memberi saya
Bahaya untuk diatasi.

Saya memohon Kemurahan/Kebaikan hati ... Dan Tuhan
memberi saya kesempatan-kesempatan.

Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, tapi saya mendapatkan
segala yang saya butuhkan..

Semua butuh proses dan waktu utk bisa mjd hasil yg terbaik....
tetap semangat sahabatku.. =)

Seberkas Kisah Kehidupan

Saat aku tak PAHAM maksud Tuhan, aku memilih untuk
PERCAYA
Saat aku TERTEKAN oleh kekecewaan, aku memilih untuk
BERSYUKUR
Saat rencana hidupku BERANTAKAN, aku memilih untuk
BERSERAH
Saat PUTUS ASA melingkupiku, aku memilih untuk TETAP MAJU
===
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak
berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek
dalam rapor, team favoritnya kalah, dan sahabat terbaiknya
pindah ke luar kota.
Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah
anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata,
"Tentu saja mom, I love your cake."
"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks," ujar anaknya.
"Bagaimana dengan telur mentah"
"You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda."
"Mom, semua itu menjijikkan"
Lalu Ibunya menjawab," Ya, semua itu memang kelihatannya
tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu
melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."
Tuhan bekerja dengan cara yang sama.
===
Sahabat … seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita
melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan? Tapi
Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu
sesuai dgn rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi
sempurna tepat pada waktunya.
Tetap semangat sobat...

100 KATA BERMAKNA DARI LYRIC LAGU IWAN FALS

1.      “Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”.
(Puing – album Sarjana Muda 1981)

2.      “Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.
(Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)

3.      “Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”.
(Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)

4.       “Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.
(Maaf Cintaku - album Sugali 1984)

5.      “Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.
(Berkacalah Jakarta - album Sugali 1984)

6.      “Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.
(Cik - album Sore Tugu Pancoran 1985)

7.      “Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.
(Entah - album Ethiopia 1986)

8.      “Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.
(Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Ethiopia 1986)

9.       “Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.
(Ya Ya Ya Oh Ya - album Aku Sayang Kamu 1986)

10.   “Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.
(Selamat Tinggal Malam - album Aku Sayang Kamu 1986)

--------------------------------------------------------

11.  “Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.
(Kota - album Aku Sayang Kamu 1986)

12.   “Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.
(Lancar - album Lancar 1987)

13.   “Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.
(Surat Buat Wakil Rakyat - album Wakil Rakyat 1987)

14.   “Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.
(Nak - album 1910 1988)

15.   “Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.
(Mimpi Yang Terbeli - album 1910 1988)

16.   “Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.
(Ibu - album 1910 1988)

17.   “Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.
(Buku Ini Aku Pinjam - album 1910 1988)

18.   “Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.
(Ada Lagi Yang Mati - album 1910 1988)

19.  “Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.
(Perempuan Malam - album Mata Dewa 1989)

20.  “Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.
(Nona - album Mata Dewa 1989)

--------------------------------------------------------

21.   “Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.
(Oh Ya! - album Swami 1989)

22.   “Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.
(Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Swami 1989)

23.   “Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.
(Condet - album Swami 1989)

24.   “Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.
(Bongkar - album Swami 1989)

25.   “Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.
(Bongkar - album Swami 1989)

26.   “Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.
(Bongkar - album Swami 1989)

27.   “Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.
(Rajawali - album Kantata Takwa 1990)

28.   “Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.
(Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)

29.   “Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.
(Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)

30.   “Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.
(Nocturno - album Kantata Takwa 1990)

--------------------------------------------------------

31.   “Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.
(Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)

32.   “Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.
(Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)

33.   “Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.
(Gelisah - album Kantata Takwa 1990)

34.   “Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.
(Air Mata - album Kantata Takwa 1990)

35.   “Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.
(Untuk Bram - album Cikal 1991)

36.   “Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.
(Pulang Kerja - album Cikal 1991)

37.   “Dimana kehidupan disitulah jawaban”.
(Alam Malam - album Cikal 1991)

38.   “Ada dan tak ada nyatanya ada”.
(Ada - album Cikal 1991)

39.   “Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.
(Nyanyian Jiwa - album Swami Il 1991)

40.   “Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.
(Hio - album Swami Il 1991)

--------------------------------------------------------

41.   “Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.
(Di Mata Air Tidak Ada Air Mata - album Belum Ada Judul 1992)

42.   “Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.
(Besar Dan Kecil - album Belum Ada Judul 1992)

43.   “Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.
(Aku Disini - album Belum Ada Judul 1992)

44.   “Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.
(Lagu Satu - album Hijau 1992)

45.   “Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.
(Lagu Dua - album Hijau 1992)

46.   “Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.
(Lagu Tiga - album Hijau 1992)

47.   “Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”
(Lagu Empat- album Hijau 1992)

48.   “Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.
(Lagu Empat- album Hijau 1992)

49.   “Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.
(Lagu Lima - album Hijau 1992)

50.  “Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.
(Karena Kau Bunda Kami - album Dalbo 1993)

--------------------------------------------------------

51.   “Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”.
(Hura Hura Huru Hara - album Dalbo 1993)

52.   “Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”.
(Hua Ha Ha - album Dalbo 1993)

53.   “Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”
(Terminal – single 1994)

54.   “Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”.
(Satu Satu – album Orang Gila 1994)

55.  “Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

56.   “Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

57.   “Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.
(Doa Dalam Sunyi – album Orang Gila 1994)

58.   “Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)

59.  “Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)

60.  “Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”.
(Nasib Nyamuk – album Anak Wayang 1994)

--------------------------------------------------------

61.   “Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”.
(Oh – single 1995)

62.   “Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”.
(Mata Hati – album Mata Hati 1995)

63.   “Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”.
(Lagu Pemanjat – album Lagu Pemanjat 1996)

64.   “Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”.
(Songsonglah – album Kantata Samsara 1998)

65.   “Berani konsekuen pertanda jantan”.
(Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)

66.   “Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”.
(Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)

67.   “Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”.
(Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)

68.  “Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”.
(Di Ujung Abad - album Suara Hati 2002)

69.  “Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”.
(Dendam Damai - album Suara Hati 2002)

70.   “Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”.
(Doa - album Suara Hati 2002)

--------------------------------------------------------

71.   “Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”.
(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

72.   “Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”.
(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

73.   “Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”.
(Politik Uang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

74.  “Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”.
(Para Tentara – album Manusia Setengah Dewa 2004)

75.   “Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”.
(Mungkin – album Manusia Setengah Dewa 2004)

76.  “Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

77.   “Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

78.   “Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”.
(Manusia Setengah Dewa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

79.   “Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”.
(Desa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

80.   “Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”.
(Dan Orde Paling Baru – album Manusia Setengah Dewa 2004)

--------------------------------------------------------

81.   “Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”.
(Buktikan – album Manusia Setengah Dewa 2004)

82.   “Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”.
(Asik Nggak Asik – album Manusia Setengah Dewa 2004)

83.   “Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”.
(17 Juli 1996 – album Manusia Setengah Dewa 2004)

84.  “Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”.
(Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006)

85.   “Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.
(Haruskah Pergi – 2006)

86.  “Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”.
(Selancar – 2006)

87.   “Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”.
(Rubah – album 50:50 2007)

88.   “Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”.
(Pulanglah – album 50:50 2007)

89.  “Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”.
(KaSaCiMa – album 50:50 2007)

90.  “Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”.
(Ikan-Ikan – album 50:50 2007)

--------------------------------------------------------

91.  “Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”.
(Cemburu – album 50:50 2007)

92.   “Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”.
(Kemarau – uncassette)

93.   “Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”.
(Joned – uncassette)

94.   “Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

95.  “Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

96.  “Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”.
(Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)

97.  “Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”.
(Nyatakan Saja – uncassette)

98.  “Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”.
(Merdeka – uncassette)

99.   “Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”.
(Luka Lama – uncassette)

100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”.
      (Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)

Bergaul

Assalamualaikum Wr.Wb .

Lama tidak mencorat coret dinding kamar dan tidak ada sebuah kata yang dapat saya lontarkan selain ucapan terima kasih atas beribu2 dukungan untuk segera menulis entri baru h3h3 .

Bergaul , apasih yang di maksud dengan bergaul ?
yups , Bergaul adalah salah satu aktifitas yang bisa dibilang wajib pada kehidupan manusia , yang namanya manusia pasti pernah bergaul , kalo bahasa sekolahnya bersosialisasi lah h3h3 . karena emang manusia itu makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain . Melalui pergaulan satu individu dapat menggali dan berbagi wawasan dengan individu lainnya , sehingga akan terjalan keterikatan antar individu kemudian terciptalah suatu keselerasan dalam kehidupan ini . Tapi engga semua orang bisa kita jadiin teman bergaul ,

loh bukannya kita ga boleh memilih-milih teman ya ? 


memang betul tapi itu di sisi yang mendorong ke diskiriminasi , tapi disisi lain kita juga harus selektif dalam memilih teman supaya kita tidak ke jerumus dalam Pergaulan yang salah .
Berikut kiat kiat sukses dalam bergaul :

1. Menolong dengan harta yang kita punya apabila teman kita berada dalam kemelut kesulitan ekonomi , bisa juga dengan tenaga untuk membantu meringakankan pekerjaannya atau dengan nasihat nasihatnya supaya beban di fikirannya menjadi lepas .


2. Memberi salam dengan benar , kalo kita sering mendengar ucapan 'Apakabar' itu bukan salam , yang di sebut salam kita menegur dia , masih inget ga dia ama kita walau 1 hari ga ketemu *plak


3. Memberikan pujian atau menyebutkan kebaikan yang dilakuin sama temen kita , sehingga sifat riya ga bakal muncul dalam benak kita .


4. Memanggil dengan panggilan yang baik , jangan asal manggil nama orang apalagi nyebut nama orang tua-nya , inget coy , teman saat bergaul juga punya nama sama seperti lo .


5. Tidak menceritakan aib ketika di hadapan maupun dibelakang temen bergaul lo .


6. Memaafkan kesalahannya , Tenggang rasa perlu di tanam .


7. Saling mendoakan dalam berbagai hal


8. Memuliakan sahabat sahabat kita maupun teman teman kita dalam bergaul sehari hari di hadapan orang tua kita .


9. Jangan buat diri kita menjadi beban ato cuman ampas di teman kita , usahain ada hubungan timbal balik antar kita dan teman kita .

Setelah memahami dan menjalankan beberapa anjuran dari saya mungkin teman teman akan merasakan yang namanya Sukes dalam bergaul , tapi tidak semua orang bisa sukses dalam bergaul

Belom Selesai 





Setiap orang meninginkan sukses di segala bidang , termasuk suskes dalam pergaulan supaya tidak Salah dalam Bergaul . Mereka bahkan saya-pun mencari-cari model dan membangun pergaulan dengan caranya masing-masing. Ada yang bergaul berdasarkan kesamaan hobi dan kesenangan, kesamaan cita cita dan tujuan dan sebagainya .
Fakta di masyarakt yang berkembang sekarang , sebagian orang berhasil dalam pergaulannya dan mulia pula kehidupannya . Tetapi tidak sedikit yang pergaulannya membawanya kepada kegagalan dalam kehidupannya sehingga hidupnya hancur dan penuh kehinaan .
berikut di sini ada 2 kasus contoh di 2 pergaulan yang berbeda , Yang bergaul dengan benar dan Yang bergaul dengan salah sehingga dapat menjadi panutan hidupnya kelak .

1. Kampret Mangkutus , merupakan siswa teladan di sekolahnya , perbuatannya sangat di segani oleh orang orang di sekolahnya maupun di lingkungan masyarakatnya . dia mau bergaul dengan siapa saja , bahkan dengan preman sekolah ia pun berteman akrab yang nyatanya preman sekolah yang hobinya nongkorng2 di warung , merokok , trek-trekan dsb namun ia dapat menyeletif ( selektif ) perbuatan teman-teman yang di anggap kurang baik menurutnya . 

di kisah ini , seorang Kampret Mangkutus merupakan orang yang pandai dalam bergaul , ia mampu menyesuaikan perbuatan-perbuatan teman temannya bahkan ia mampu menolak ajakan temannya ketika di ajak untuk menyoba rokok . tipe orang seperti Kampret Mangkutus dapat di pastikan kelak besar dia akan menjadi seorang pemimpin yang berkarismatik dan berkarakter kuat dan tegar .

2. Judtoh Mangenak , punya kelompok bergaul yang solid , ya bisa di sebut gang berjaket almamater dan dia ketua-nya , Judtoh ingin sempurna dalam persahabatan kelompoknya  apa saja keinginan kelompoknya harus terpenuhi . Ia ingin semua orang menuruti perkataannya , Tanpa di sadari , ia telah terhanyut dan hilang jati dirinya , hidup tanpa prinsip .

kisah ini banyak kita temui di sekolah sekolah ( Sekolah Menengah Atas , Kalo SMP sepertinya baru bibit-bibitnya saja ) , tipe orang seperti ini tidak akan mempunyai arah hidup yang jelas , dia pikir semua orang itu adalah budak-nya tapi tanpa di sadari perbuatannya sangat-sangatlah di benci teman-temannya bahkan gurunya ( walau gurunya tidak mengungkapkan secara langsung , karena guru itu HIGH PROFIT )

BELOM SELESE DI BILANG 


namun terkadang sebuah pergaulan yang berkembang di masyarakat , pergaulan serasa di kotak-kotakan , yang berhape canggih dengan berhape canggih , yang berkamera dengan berkamera , yang berkomputer portable dengan komputer , yang bersepeda rangka kecil dengan bersepeda rangka kecil , yang bergigi besi dengan yang bergigi besi dan sebagainya . 

namun semua itu tergantung kepada diri kita , apakah kita mampu menyelektif pergaulan yang menyerang maupun yang kita serang . so jangan SALAH DALAM BERGAUL :)